Warga Antusias Menanti Program Makan Bergizi Gratis hingga Pelosok Desa
MADIUN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menarik perhatian masyarakat. Di berbagai desa hingga forum pengajian, warga kerap menanyakan kapan anak-anak mereka bisa menikmati MBG.
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengungkapkan, aspirasi tersebut disampaikan dengan penuh emosi. Tangisan dan harapan warga menjadi pemandangan yang rutin saat ia turun langsung ke lapangan.
“Setiap kali saya datang ke desa, bahkan ke pengajian, warga selalu bertanya, kapan MBG hadir di sini,” ujarnya.
MBG sendiri menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program ini menyasar anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, namun antusiasme masyarakat meluas hingga semua lapisan warga.
Dampak Ekonomi MBG
Nanik Sudaryai Deyang, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menekankan bahwa MBG bukan sekadar program administratif. Selain membantu perbaikan gizi dan menurunkan angka stunting, program ini juga memiliki potensi besar mendorong ekonomi lokal.
Dengan seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di empat daerah—Madiun, Magetan, Ngawi, dan Kota Madiun—beroperasi penuh, aliran dana dari pemerintah pusat bisa mencapai Rp5 triliun per tahun. Dengan multiplier effect minimal 4 kali lipat, uang yang berputar di daerah dapat mencapai Rp20 triliun.
Sinergi dengan Produk Lokal
Program MBG menekankan penggunaan produk lokal dan melibatkan UMKM, koperasi desa, serta BUMDes, sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025. Kepala daerah pun merespons positif:
Kota Madiun: Menyiapkan inovasi digital lewat aplikasi Kudalumping untuk mendukung MBG.
Magetan: Siap menyuplai surplus telur dan hasil hortikultura, termasuk buncis dan wortel.
Ngawi: Fokus pada pengembangan pertanian padi organik, menghasilkan beras berkualitas tanpa pupuk kimia.
Nanik menegaskan, program ini bukan hanya soal gizi anak, tapi juga peluang ekonomi yang bisa menghidupkan dapur dan usaha lokal di berbagai wilayah.
Sumber: Kompas TV, Kepala Daerah Curhat ke BGN, Program MBG Dinanti Warga hingga Pelosok Desa, Ade Indra Kusuma, 10 Februari 2026. Baca selengkapnya di sini https://www.kompas.tv/regional/649790/kepala-daerah-curhat-ke-bgn-program-mbg-dinanti-warga-hingga-pelosok-desa?page=all#goog_rewarded.

Komentar
Posting Komentar